Dasar Menggunakan Git Command Line

Untuk seorang developer mungkin command line sudah tidak asing lagi, dan mungkin akan lebih memilih cara ini karena lebih advance dan banyak hal yang bisa di lakukan melalui command line. Berikut adalah beberapa command dasar yang biasa digunakan dalam mengatur git pada server atau lokal PC anda.

# Cara Membuka Interface Command Line

Windows, pastikan PC sudah di install Git-Scm. Buka folder project repository yang akan di atur pada Explorer. Lalu klik kanan pada area folder tersebut atau pada foldernya sendiri, pilihlah menu “Git bash here”.

git-bash-here

Mac User, pastikan sudah terinstall Git-Scm atau SourceTree pada mac anda. Buka direktori Applications > Utilities, buka aplikasi bernama Terminal.

# Dasar Command Line

Semua command line di bawah ini bisa digunakan pada windows ataupun mac.

ls -la

Melihat semua isi direktori anda berada. Untuk melihat isinya saja tanpa detail bisa hanya dengan menggunakan ls, atau untuk mengetahui isi folder bisa dengan ls <folder>.

pwd

Untuk mengetahui posisi folder atau path anda berada saat ini.

cd <path>

Berpindah ke direktori lain, <path> di ganti dengan path direktori yang akan dituju, atau menggunakan double dots cd .. untuk berpindah ke direktori atasnya atau direktori sebelum direktori anda berada saat ini.
Untuk berpindah kedalam direktori yang berada dalam ls bisa menggunakan hint, setelah mengetik cd, lalu spasi, lalu Tab dua kali pada keyboard.

# Command Line Extension Git

Berikut ini adalah command yang bisa digunakan dalam aplikasi git.

git status

Melihat statistik repository aktif anda.

git clone <URL>

Clone git repository atau membuat copy dari repo luar atau lokal komputer. Secara otomatis akan membuat folder baru dengan nama repo nya tersebut. Untuk mengganti nama atau folder repository bisa dengan menambahkan nama folder baru di akhirnya git clone <URL> <foldername>.

git fetch <remote> <branch>

Mengambil atau menyamakan list commit dan branch yang aktif atau sedang dikerjakan pada repo. Jika nama branch kosong secara otomatis akan mengambil current active branch.

git pull <remote> <branch>

Update lokal repo dari remote source. Nama branch bersifat optional.

git push <remote> <branch>

Update remote repo dari lokal source. Nama branch bersifat optional.

git add <file>

Menambahkan file atau folder baru ke dalam daftar file yang akan di commit nantinya, untuk menambahkan semua atau wildcard seluruh perbuhan pada isi repo tersebut gunakan dot git add ..

git checkout <branch>

Berpindah ke branch aktif atau working copy yang akan digunakan.

git merge <branch>

Menyatukan commit atau perubahan dari branch lain ke current working branch.

git commit <options>
  • -v, melihat seluruh perubahan yang telah dibuat
  • -u, melihat semua file baru atau untracked
  • -a, commit semua perubahan
  • -m "<pesan>", menambahkan pesan pada commit yang akan dibuat, pada beberapa kasus, pesan commit wajib digunakan ketika ingin melakukan commit. Option ini bisa digabungkan dengan option lainnya -am.
git branch <options>
  • -v, digunakan untuk melihat semua isi branch yang terdapat pada repo, branch yang menggunakan tanda bintang * adalah branch aktif yang sedang digunakan
  • -d <branch>, menghapus branch. Gunakan huruf besar -D untuk memaksa branch agar terhapus.
  • -m <branch>, memindahkan atau mengubah nama branch. Gunakan huruf besar -M untuk force move.
git remote <options>
  • -v, untuk melihat daftar remote yang telah di tambahkan pada repo.
  • add <name> <URL>, menambahkan remote source baru pada repository, pastikan nama remote belum ada sebelumnya.
  • rename <old> <new>, mengganti nama remote source
  • remove <name>, menghapus remote source
  • set-url <name> <new name>, mengganti URL remote source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *